[Update] Info Sudah Dihukum, Istana Bela Satpol PP Garut, Jubir AMIN: Istana Sudah Sangat Jelas Memihak Update 2023

Huntnews.id, JAKARTA— Pegawai yang mengatasnamakan diri forum komunikasi Bantuan Polisi Pamong Praja (Banpol PP) Kabupaten Garut sudah dihukum setelah membuat video dukungan untuk cawapres Gibran Rakabuming Raka.

Namun, pihak Istana malah membela mereka. Itu membuat juru bicara Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Muhammad Said Didu melontarkan kritik pedas.

Mengomentari berita di salah satu media soal pembelaan Istana yang disampaikan Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko yang menyebut tidak ada pelanggaran dari pernyataan dukungan Satpol PP di Kabupaten Garut, Jawa Barat, kepada Gibran Rakabuming Raka,Said Didu menegaskan itu adalah bentuk keberpihakan yang nyata.

“Istana sudah sangat jelas memihak. Apakah sudah selayaknya rakyat bergerak ?” kata Muhammad Said Didu lewat akun X pribadinya, @msaid_didu, Rabu (3/12.2024).

Tak hanya tim rival Prabowo-Gibran, netizen juga sangat kecewa dengan sikap Istana. “Bukan memihak lagi pak, tapi tepatnya ga tau malu,” komentar pengunan X dengan akun bernama @armada_flow.

Kepala Satpol PP Kabupaten Garut Usep Basuki Eko dalam video jumpa pers yang beredar luas di medsos menegaskan mereka langsung melakukan sidang setelah munculnya video anak buahnya dan memutuskan bahwa para pegawai tersebut semua diskorsing.

“Sudah kami sidangkan. Yang bersangkutan kena skorsing. Pelaku utama CI, kita skorsing selama tiga bulan dan tanpa ada tunjangan. Yang lainnya diskorsing satu bulan tanpa ada tunjangan,” kata Eko.

Menurutnya, mereka akan dipantau Pegawai Penegak Disiplin Internal. “Apabila dalam masa skorsing para pelaku berbuat hal yang sama, maka langsung diadakan pemutusan kontrak kerja,” jelasya. (ilo)

Silahkan kirim ke email: [email protected].

Stay connect With Us :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *