[Update] Info Respons Ketua KPU Makassar atas Meninggalnya 2 Petugas KPPS Update 2023

Huntnews.id Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar, Hambaliie merespons berita duka yang terjadi di Pemilu 2024. Itu terkait meninggalnya dua petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Kamis, 15 Februari 2024.

Dia mengatakan, salah satu petugas yang wafat tersebut berjenis kelamin perempuan. Dia berjaga di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 045 Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini.

Hambaliie mengungkapkan, petugas KPPS tersebut berinisial D dengan umur 24 tahun. Yang mana, almarhumah memang sudah mempunyai riwayat penyakit asam lambung.

“Kalau ibu ini keluhannya asam lambung. Itu berdasarkan informasi yang berhasil kami peroleh dari keluarganya,” ungkapnya kepada Herald Selatan usai melawat ke rumah duka.

“Beliau ini sudah bertugas jauh hari sebelum pelaksanaan pemungutan suara. Beliau juga sempat membagikan undangan kepada pemilih, satu hari sebelumnya,” sambungnya.

Ketua KPU Makassar ini mengaku, almarhumah tak lagi bertugas pada hari H Pemilu 2024. Tepatnya ketika proses pencoblosan yang berlangsung pada Rabu, 14 Februari 2024 kemarin.

“Beliau sudah periksa ke rumah sakit dan hari H minta mau bertugas. Tapi tidak kami izinkan lagi karena teman-teman sudah ada pengganti sementara untuk menggantikan beliau,” ujar Hambaliie.

Sementara itu, satu anggota KPPS lain yang meninggal dunia berjenis kelamin laki-laki dengan inisial W. Dia bertugas di Kecamatan Manggala, Kota Makassar pada hari H Pemilu 2024.

“Kalau yang kedua itu bertugas pada salah satu TPS (007) di Kelurahan Bangkala. Kami juga belum tahu (penyebabnya). Kami baru mau ke sana (rumah duka),” tutur Ketua KPU Makassar ini.

Berdasarkan informasi yang beredar, penyebab petugas KPPS yang meninggal dunia di TPS 007 Kelurahan Bangkala tersebut adalah akibat muntaber. Namun, informasi itu masih dalam pendalaman baik oleh KPU maupun pihak berwenang lainnya. (war/a/adr)

Silahkan kirim ke email: [email protected].

Stay connect With Us :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *