[Update] Info Progresif Klaim Elektabiltas Ganjar Bakal Meroket Usai Debat Capres Kedua Update 2023

Huntnews.id, MAKASSAR – Organisasi Program Gotong Royong untuk Ekonomi Sejahtera dan inklusif (Progresif) optimis elektabilitas pasangan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo – Mahfud Md akan meroket usai debat capres kedua pada, Minggu malam 7 Januari 2023.

Direktur Humas dan Pemerintah Progresif Sulsel Aditya Johar mengatakan Ganjar Pranowo tampil memukau saat debat ketiga Pilpres dengan gagasan dan data yang dipaparkan soal pertahanan di Indonesia. Dia menyebut yang disampaikan Ganjar sangat mudah dimengerti masyarakat.

“Saya melihat secara objektif bahwa elektabilitas Pak Ganjar akan naik signifikan. Ketika kita melihat survei, sekarang survei ini agak keliru. Persoalan sentimen dinaikkan terus elektabilitasnya. Pak Ganjar punya data dan gagasan yang komplit di debat tadi. Ini akan membuktikan bahwa Pak Ganjar akan menang,” ujar Aditya kepada wartawan, Minggu 7 Januari 2023.

Aditya menyebut Ganjar tampil sebagai patron dalam debat. Sementara dua rivalnya hanya fokus pada sentimennya. “Kami melihat ada pertunjukan sentimental antara paslon 1 dan 2. Berbeda dengan Pak Ganjar menjadi patron dari segi gagasan. Dia mengkorealsikan antara ekonomi dan geopolitik dan pertahanan,” ungkap pria berkacamata itu.

Aditya pun memberikan nilai kepada ketiga calon presiden. Huntnews.id memberikan nilai 85 ke Capres yang diusung Partai Perindo, Ganjar Pranowo. Menurutnya, Ganjar mampu menguasai debat tersebut. “Skor untuk 01 Anies saya beri 60, untuk paslon 02 Pak Prabowo 20 dan Pak Ganjar saya beri 85. Hampir mencukupi 90,” jelasnya.

Sebelumnya, Ganjar Pranowo dalam debat sempat menawarkan solusi kekinian bagi bangsa Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina. Ganjar menegaskan akan mengedepankan komitmen dalam menjaga kesepatakan yang pernah diambil.

“Kita tidak pernah lupa, Indonesia selalu setia pada kesepakatan yang pernah diambil, diplomasi yang dilakukan mendorong, meyakinkan kita semua untuk membebaskan seluruh bangsa tanpa boleh mengintervensi satu dengan yang lain,” kata Ganjar dalam debat.

Menurutnya, dukungan terhadap Palestina tetap harus didukung secara terus-menerus. Dengan demikian, diperlukan politik luar negeri yang dianggap mampu menjaga komitmen tersebut.

“Maka kalaulah kemudian itu kita kerjakan, beberapa problem, krisis iklim barangkali akan kita selesaikan dengan membawa pola-pola diplomasi sesuai dengan kekinian yang diperlukan,” terangnya.

Di samping itu, Ganjar juga menyinggung pentingnya dorongan terhadap Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ke dunia internasional. Baginya, ini menjadi langkah cermat dalam membangun kerja sama politik luar negeri yang lebih baik.

“Dan itu membuat masyarakat akan merasakan politik luar negeri jauh lebih baik,” ungkapnya. (*)

Silahkan kirim ke email: [email protected].

Stay connect With Us :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *