[Update] Info Partai Nasdem dan Gerindra Mengeluhkan Akurasi Sirekab KPU, Rugikan Banyak Caleg Update 2023

HERALDSULSEL.COM, MAKASSAR – Ketua Komisi Saksi Partai Nasdem Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Sulawesi Selatan (Sulsel) Mario David mengungkapkan Partai Nasdem merasa dirugikan model Real Count KPU atau sering disebut Sirekab.

Pasalnya kata David, Real Count KPU yang ada di laman website pemilu2024. Kpu.go.id, kerap kali berubah yang merugikan hasil perolehan suara bagi Calon Legislatif (Caleg) yang tengah berjuang dalam perebutan kursi baik di DPRD Provinsi hingga DPRD RI.

“Terkait dengan keresahan warga meng-capture hasil Real Count KPU perihal penurunan perolehan suara bagi Caleg,” tuturnya kepada awak media, Minggu 18 Februari 2024.

Banyaknya laporan masyarakat kepada komisi saksi terkait adanya kecurangan di pemilu 2024 kali sangat merugikan bagi partai Nasdem khususnya bagi caleg-caleg yang telah berjuang.

“Warga yang melapor ke komisi saksi menuturkan pada pukul 07:00 dan pukul 08:00 wita suara-suara Caleg DPR RI mengalami penurunan secara signifikan,” ucapnya.

Mario menyebut khusus di DPR RI dapil 1 Sulsel suara yang bermasalah hampir di seluruh kader Nasdem seperti Fatmawati Rusdi, Rudianto Lallo, Tenri Olle Yasin Limpo, Nasir, Azhar Usman, Mario David itu mengalami penurunan angka hingga 1.000.

“Kami menganggap KPU adalah badan independen dalam mengawal Demokrasi,  mengawal suara-suara rakyat yang telah disalurkan,” tutupnya.

Partai Gerindra

Keluhan sama dialami Partai Gerindra Sulsel. Sistem Informasi Rekapitulasi Elektronik (Sirekap) yang dikembangkan dan digunakan oleh KPU untuk perhitungan suara pada pemilu 2024 disebut kacau balau.

Hal ini diungkap salah satu Tim pemenangan calon legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan rakayat (DPR) Partai Gerindra Dapil Sulsel 1. Dia mengaku ada perubahan jumlah suara di rekap real count di web KPU tersebut. “Ini kacau, ada perubahan angka. Ini terjadi pada pukul 18.00 Wita hari ini. Di mana pada pukul 10.00 pagi tadi, caleg kami mengantongi suara 13.000, lalu kemudian turun pada pukul 18.00 Wita,” ujar Edy melalui keterangan tertulisnya yang diterima Herald Sulsel.

“Kami heran data yang dimunculkan ini memunculkan kekurangan jumlah suara, bukan seharusnya ada penambahan?,” tegasnya, Sabtu 17 Februari 2024. Di sisi lain, lanjut Edy, ada Caleg yang juga dari gerindra malah mengalami kenaikan 1000.

“Dari 24.000 suara di jam 10 pagi kini naik menjadi 26.000 pada pukul 18.00 Wita,” ucap dia. Kata Edy, ini terjadi pada beberapa Dapil yang sama-sama dialami oleh peserta pemilu dari Partai Gerinda. “Kami memantau link real count KPU setiap saat pantau jadi kami tahu,” tuturnya.

“Ini terjadi pada beberapa Caleg DPR RI dari Gerindra yang bertarung di Dapil Sulsel 1 dan Sulsel 2. Ini ada apa, seharusnya Sirekap KPU bisa dipercaya. Malah kok begini,” ucap dia. (**)

Silahkan kirim ke email: [email protected].

Stay connect With Us :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *