[Update] Info Parpol Diminta Hidup Mandiri, Tidak Cari Cantolan ke Penguasa Update 2023

Huntnews.id – Peneliti Utama Politik Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), Prof St Zuhro menaruh harapan besar kepada para parpol untuk bisa mandiri. Huntnews.id meminta agar idak mencari cantolan dalam bentuk apapun kepada penguasa.

“Kemandirian parpol diperlukan agar parpol tidak senantiasa mencari ‘cantolan’ ke penguasa, sehingga intervensi kepengurusan partai oleh penguasa juga dapat diminimalisasi” kata Prof St Zuhro dalam diskusi yang diselenggarakan Paramadina Institute of Ethic and Civilization (PIEC) di Ruang Granada, Universitas Paramadina, Kamis, 14 Desember 2023 lalu.

Menurutnya, bila parpol tersebut mendapat bantuan dalam bentuk apapun dari penguasa, maka ke depan itu akan berdampak buruk pada kinerjanya karena ada intervensi dari penguasa itu yang berbeda dengan kebijakan partai.

Selain menyinggung soal kemandirian, Prof St Zuhro juga mengungkap sebuah parpol yang dianggap sehat dari segi SDM dan struktur, sehingga melahirkan kader yang berkualitas.

“Partai dituntut untuk memperketat sistem dan pola rekrutmen keanggotaan partai, membangun sistem kaderisasi dan kepemimpinan serta memiliki program yang jelas dalam memenuhi fungsi-fungsinya,” jelasnya.

Menurutnya, dalam Undang-Undang Partai Politik perlu direvisi, harus mengatur syarat-syarat umum rekrutmen dan sistem kaderisasi yang diterapkan oleh partai politik, fungsi pendidikan politik, integrasi politik, dan artikulasi kepentingan.

“Hal ini penting untuk mengurangi kecenderungan pola partai massa yang hanya sibuk menjelang pemilu, sistem keanggotaan yang sangat longgar, tidak ada seleksi ketat dalam rekrutmen keanggotaan, dan partai yang tak memiliki sistem pengembangan kaderisasi dan pemimpin yang kuat. Sehingga partai gagal membangun kader-kader yang berdedikasi dan berkarakter,” ungkapnya.

“Agar sistem partai kader bisa tercipta, maka underbow partai politik tak dibutuhkan lagi. Ini juga dimaksudkan agar ada pembatasan yang jelas antara political society dengan civil society dan parpol harus dibedakan dengan organisasi masyarakat” paparnya. (rls)

Silahkan kirim ke email: [email protected].

Stay connect With Us :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *