[Update] Info KPU Dinilai Gagal Kurangi Beban Kerja KPPS, Aminurokhman: Perlu Evaluasi Menyeluruh Update 2023

Huntnews.id — Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Aminurokhman, telah menegaskan langkah-langkah untuk menindaklanjuti temuan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait penyelenggaraan Pemilu 2024.

Menurutnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah gagal dalam membuat kebijakan pengurangan beban kerja Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“Saat ini, sedang dalam masa reses. Setelah sidang dibuka, saya akan mendorong agar Komisi II mengutamakan evaluasi penyelenggaraan pemilu dengan memanggil KPU,” ujar Aminurokhman di Jakarta pada Sabtu (24/2/2024) kemarin.

Sejak lima hari setelah pemungutan suara Pemilu 2024 pada Senin (19/2/2024), KPU RI, Bawaslu, dan Kemenkes RI melaporkan bahwa 84 anggota Badan Ad Hoc Penyelenggara Pemilu 2024 meninggal dunia dan 4.567 orang sakit.

Aminurokhman menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terkait pelaksanaan pemilu serentak yang mencakup berbagai level, seperti pemilihan presiden, anggota DPR, anggota DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, dan DPD dalam satu hari.

“Pemilu serentak secara umum menjadi beban kerja yang tidak proporsional, dengan waktu perhitungan suara sampai 12 jam tanpa jeda,” tegas Aminurokhman.

Menurutnya, proses rekrutmen petugas KPPS perlu diperhatikan mulai dari standar usia hingga kesehatan, agar kejadian seperti saat Pemilu 2019 tidak terulang.

Aminurokhman juga menyoroti sistem pemungutan suara dengan lima surat suara yang dilaksanakan dalam satu hari, menyatakan perlunya peninjauan ulang melalui revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pemilu.

“Perlu kita tinjau kembali, bukan hanya PKPU, tapi undang-undangnya juga perlu ditinjau ulang secara menyeluruh,” tandasnya.

Legislator dari Dapil Jawa Timur II menjelaskan perlunya peninjauan menyeluruh sekaligus evaluasi pelaksanaan Pemilu 2024, dengan menekankan pentingnya pemilu yang jujur, adil, dan mendukung tegaknya demokrasi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *