[Update] Info KPU Bantah Tudingan Suara Ganjar-Mahfud Dikunci 17 Persen Update 2023

Huntnews.id Ketua KPU, Hasyim Asy’ari, membantah pernyataan dari calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD, yang menyebut adanya kesengajaan dalam penggunaan algoritma untuk membatasi suara pasangan Ganjar-Mahfud hingga maksimal 17 persen.

“KPU tidak pernah mematok suara si A, si B dan seterusnya, partai ini partai itu sekian. Sejak awal itu enggak ada karena pemungutan suara ini kan bersifat langsung,” ujar Hasyim dilansir, Jumat, 8 Maret 2024.

Menurut dia, yang menentukan perolehan suara adalah para pemilih yang menggunakan hak pilihnya pada hari pencoblosan Rabu, 14 Februari 2024.

Hasyim menegaskan bahwa KPU tidak memiliki kendali terhadap jumlah pemilih yang hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS), apalagi terhadap perolehan suara yang merupakan hasil dari proses pencoblosan.

Dia menjelaskan bahwa perolehan suara, baik dalam bentuk suara maupun yang dikonversi menjadi persentase, sepenuhnya berasal dari penghitungan suara secara berjenjang dari TPS.

“Jadi, kalau ada informasi, kabar atau pernyataan seperti itu, KPU membantah ya bahwa KPU tidak pernah mematok, tidak pernah mengunci, tidak pernah menargetkan partai tertentu, pasangan calon tertentu, sejak awal harus suaranya sekian, tidak ada,” katanya.

Sebelumnya, calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD menanggapi pernyataan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto soal adanya algoritma yang sengaja digunakan untuk mengunci suara Ganjar-Mahfud maksimal 17 persen.

Menurut dia, dugaan adanya penguncian suara tersebut sudah muncul sebelum pelaksanaan Pemilu 2024.

“Ya, biar saja diolah di masyarakat, itu kan juga sudah lama, sebelum pemilu kan juga sudah ada. Sebelum pemungutan suara isu itu sudah ada,” ungkap Mahfud.

Mantan Menko Polhukam itu mengatakan isu perolehan suara pasangan Ganjar-Mahfud sejak sebelum Pemilu 2024 dikunci di angka yang sama.

“Sudah dikunci sekian dan angkanya (perolehan suara) itu persis. Tinggal nanti pembuktiannya aja, nanti lihat saja,” pungkasnya. (voi/ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *