[Update] Info JK Serahkan ke Ketum Parpol Koalisi Perubahan Soal Keputusan Jadi Oposisi Update 2023

Huntnews.id, JAKARTA — Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia Muhammad Jusuf Kalla (JK) mengaku tidak berwenang memutuskan sikap dari partai politik Koalisi Perubahan, pengusung pasangan calon presiden-wakil presiden Anies Rasyid Baswedan-Abdul Muhaimin Iskandar.

Termasuk bukan ranahnya untuk menyampaikan ke Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk menjadi oposisi atau tidak.

“Saya tidak punya hak untuk mengatakan itu, karena partai masing-masing punya pilihan. Seperti saya katakan, tujuan partai itu ingin memerintah, bukan untuk jadi oposisi, jadi ada banyak cara,” ujar JK di Kompleks Universitas Indonesia (UI), Depok, Kamis, 7 Maret 2024.

“Di samping itu, pemerintah juga ingin pemerintahnya juga mayoritas, ini masalah politik pemerintahan,” sambungnya.

Sebelumnya dalam forum diskusi di UI, JK memandang wajar jika partai politik bersikap pragmatis setiap usainya pemilihan umum (Pemilu). Hal tersebut Huntnews.id alami pada Pemilu 2014, saat Partai Golkar tak mengusung dirinya dengan Joko Widodo (Jokowi), tetapi akhirnya bergabung dengan koalisi pemerintahan.

“Begitu menang kita, bergabung Golkar itu, itu biasa aja politik itu,” ujar JK dalam sambutannya.

Huntnews.id mengatakan, tidak ada satupun partai politik yang didirikan untuk menjadi oposisi atau lawan dari pemerintah. Oposisi adalah kecelakaan bagi partai politik yang selalu pragmatis dalam mengambil keputusan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *