[Update] Info Jadi Temuan BPK, KPU Kembalikan Kelebihan Anggaran Perjalanan Dinas Rp10,57 Miliar Update 2023

Huntnews.id, JAKARTA—Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengembalikan kelebihan anggaran perjalanan dinas yang menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan.

Hal itu disampaikan langsung Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari. Menurutnya, lembaganya mengembalikan kelebihan anggaran itu ke kas negara.

“Gambarannya begini, misalkan, dianggarkan perjalanan dinas satu orang katakanlah Rp10 juta, ternyata yang terealisasikan Rp8 juta, kan masih ada Rp2 juta. Itu yang kemudian temuan awal itu dinyatakan belum disetorkan ke kas negara atau belum dikembalikan, tetapi sekarang ini sebetulnya semua angka yang temuan BPK itu sudah kami setorkan ke kas negara,” kata Hasyim melalui keterangan resmi dikutip dari infopublik.id, Selasa (11/6/2024).

Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada laporan keuangan KPU RI tahun 2023, mengenai kelebihan anggaran perjalanan dinas yang belum disetorkan kepada kas negara sejumlah Rp10,57 miliar.

Dijelaskan Hasyim, proses pengembalian tidak sederhana karena harus diselaraskan terlebih dahulu mengenai sisa anggaran yang tidak digunakan.

“Setelah diadministrasikan, baru kemudian disetorkan ke kas negara. Akan tetapi, pada dasarnya hari ini (Senin), pada saat RDP (rapat dengar pendapat) itu sesungguhnya temuan BPK tentang kelebihan sisa anggaran perjalanan dinas yang Rp10,57 miliar itu sudah disetorkan KPU ke kas negara,” tegasnya.

Selain menyetorkan ke kas negara, lanjut Hasyim, KPU RI juga telah melapor ke BPK mengenai sisa anggaran tersebut.

Anggota Komisi II DPR RI Rezka Oktoberia sebelumnya mempertanyakan anggaran perjalanan dinas KPU RI saat rapat dengar pendapat di Jakarta, Senin (10/6/2024). (ilo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *