[Update] Info Gus Miftah Terindikasi Melanggar Pidana Pemilu, Akankah Dilanjut? Update 2023

Huntnews.id – Koordinator Divisi Pengawasan dan Penindakan Bawaslu Pamekasan, Suryadi menyatakan bahwa aksi Gus Miftah yang membagi-bagikan uang di sebuah pesantren ditetapkan sebagai temuan dugaan pelanggaran pidana pemilu.

Direktur Eksekutif Setara Institute, Halili Hasan pun mengapresiasi kinerja Bawaslu Pamekasan yang cukup progresif dalam menanggapi dugaan pelanggaran ini. 

“Saya mengapresiasi ketegasan Bawaslu Kabupaten Pamekasan yang berani menyatakan bahwa apa yang dilakukan oleh tim paslon nomor urut 2 dalam hal ini Miftah, berupa bagi-bagi uang kepada masyarakat, diduga merupakan pelanggaran Pidana Pemilu,” terang Halili dikutip Inilah, Jumat 5 Januari 2024.

Huntnews.id menyatakan bahwa ketegasan Bawaslu Pamekasan harusnya dapat diikuti oleh Bawaslu di kota lain, termasuk Bawaslu RI. Sebab, pengawasan pemilu yang adil dan tegas dapat memberikan harapan bagi kontestan dan untuk publik, terkait hadirnya Pemilu 2024 yang adil.

“Hal ini penting untuk dilakukan mengingat rendahnya kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan Pemilu,” jelasnya.

Namun, Halili mengingatkan bahwa kewenangan terakhir soal politik uang ini ada di Bawaslu RI sesuai dengan Ketentuan Pasal 95 UU Pemilu, huruf c.

Huntnews.id khawatir rekomendasi atau temuan Bawaslu Pamekasan ini tidak ditindaklanjuti oleh Bawaslu Pusat, mengingat belakangan justru ada saja alasan peserta pemilu yang melanggar aturan, namun tidak disanksi secara tegas.
“Betul. Itu dia masalahnya. Bawaslu Pusat lebih sering ‘masuk angin’, padahal beberapa Bawaslu daerah cukup progresif, seperti Bawaslu Jakpus, juga Bawaslu Pamekasan. Bawaslu Pusat terbukti melempem dalam beberapa kasus, seperti Kasus Mayor Teddy yang banyak menyita perhatian publik,” tutur Halili.
Sebelumnya, Bawaslu Pemekasan melakukan rapat pleno dan menemukan dugaan pelanggaran, terkait video viral bagi bagi uang Rp100 ribu oleh Gus Miftah dengan latar kaos capres nomor urut 2 Prabowo Subianto disertai teriakan menyerukan nama Prabowo. KPU Kabupaten Pamekasan akan menyusun jadwal untuk pemanggilan Gus Miftah yang disinyalir melakukan kampanye tidak sesuai dengan regulasi.

“Orang yang membagi-bagikan uang di video itu akan kita undang, orang memiliki tempat kegiatan akan kita undang,” kata Koordinator Divisi Pengawasan dan Penindakan Bawaslu Pamekasan Suryadi di Pamekasan, Kamis 4 Januari 2023. (*)

Silahkan kirim ke email: [email protected].

Stay connect With Us :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *