[Update] Info Grace Natalie: Gus Miftah bukan Bagian dari TKN Prabowo-Gibran Update 2023

Huntnews.id,, JAKARTA—Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka menegaskan, mereka tak terlibat sama sekali dalam aksi penceramah kondang Gus Miftah yang membagikan uang kepada jamaah di Pamekasan, Jawa Timur.

Hal itu ditegaskan Wakil Ketua TKN, Grace Natalie kepada wartawan di Jakarta. Huntnews.id mengatakan, Gus Miftah bukan bagian dari TKN dan acara bagi-bagi uang itu tidak digelar oleh mereka.

“Perlu dicatat juga kan Gus Miftah bukan bagian dari TKN ya. Jadi mungkin bisa dipisahkan peristiwanya. Yang menyelenggarakan bukan timses, bukan TKN,” kata Grace Natalie dikutip dari Republika.co.id, Senin (1/1/2024).

Wakil Ketua Dewan Pembina DPP PSI itu mengatakan, Gus Miftah juga sudah menjelaskan bahwa dirinya hadir dalam acara pengajian itu atas undangan dari seorang haji dermawan yang suka bersedekah.

Si dermawan itu lah yang meminta Gus Miftah membagikan uang kepada para jamaah. “Jadi, beliau hanya diminta untuk membagikan,” ujar Grace.

Meski demikian, Grace mempersilakan saja Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengecek atau meminta klarifikasi kepada Gus Miftah. Menurut dia, pemeriksaan dari Bawaslu akan mencegah opini liar soal TKN terlibat aksi Gus Miftah bagi-bagi uang.

“Silakan saja Bawaslu ngecek, kita akan senang juga kalau bisa di-clear-kan, dari pada membuat opini yang enggak baik di masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, viral video yang memperlihatkan Gus Miftah sedang membagikan uang kepada jamaah di Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Dalam video itu juga terlihat seseorang di belakang Gus Miftah menunjukkan kaus bergambar Prabowo Subianto. Selain itu, ada juga sholawatan di mana Gus Miftah menyebut nama Prabowo-Gibran.

Gus Miftah sendiri sudah membantah tudingan dirinya melakukan politik uang. Gus Miftah menjelaskan, kehadirannya di Pamekasan dan aksinya membagikan uang merupakan permintaan Haji Her, seorang pengusaha tembakau di daerah tersebut.

“Saya diminta untuk memberikan sejumlah uang tersebut kepada para karyawan dan tetangganya, dengan senang hati saya lakukan, kan ada nilai pahalanya untuk saya, meskipun itu sedikit,” ungkap Gus Miftah.

Kendati sudah ada bantahan dari Gus Miftah, Bawaslu Kabupaten Pamekasan menyebut akan tetap melakukan penyelidikan. Sebelumnya, Gus Miftah juga sempat ikut dalam debat Pilpres pertama. (ilo)

Silahkan kirim ke email: [email protected].

Stay connect With Us :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *