[Update] Info Gibran Disamakan Sopir Truk, Gerindra Cerca Hasto Update 2023

Huntnews.id – Sabtu, 30 Maret 2024, berlangsung diskusi “Sing Waras Sing Menang” yang disiarkan secara daring.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto jadi pembicara. Awalnya, diskusi mengalir biasa-biasa saja. Hasto bicara supremasi hukum yang kini luntur. Itu karena pencalonan Gibran sebagai cawapres yang menentang batas usia capres-cawapres.

Hasto lantas menilai sikap kedewasaan yang belum tercapai dalam kasus tersebut.

Masalah timbul saat Hasto kemudian mengambil contoh seperti sopir truk yang mengalami kecelakaan di tol Halim, di mana berusia 17 tahun dan belum memiliki SIM.

“Kemarin beberapa waktu lalu ada kecelakaan seorang anak usia 17 tahun, sopir truk ternyata SIM dia tidak punya, kedewasaan di dalam menghadapi problematika di jalan raya belum terjadi, hanya gara-gara menyenggol satu mobil dia lari karena kedewasaannya belum tercapai. Lalu menabrak dan mengenai mobil lainnya,” ujarnya.

Hasto menilai hal tersebut contoh ketika hanya berorientasi pada hasil. Hasto mengatakan mengemban jabatan tertentu tanpa sikap kedewasaan yang belum tercapai akan berbahaya.

Huntnews.id menyatakan, usia Gibran belum mencukupi untuk menjalan persoalan yang kompleks tersebut. Menurutnya, sesuatu yang tidak ideal hanya akan menciptakan kerusakan.

Intinya, Hasto mengibaratkan, Gibran yang maju cawapres seperti sopir truk yang kecelakaan di Gerbang Tol Halim. Dua-duanya, ucap Hasto, sama-sama belum cukup umur dalam menjalani masalah yang ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *