[Update] Info Gegara Kepancing Ganjar, Prabowo Singgung Anies di Pekanbaru: Kalau dari Ente mah Emang Gue Pikirin! Update 2023

Huntnews.id, JAKARTA—Calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto mengungkit penilaian rendah yang diberikan capres nomor urut 1, Anies Baswedan terhadap kinerjanya sebagai Menteri Pertahanan (Menhan).

Pada debat ketiga Minggu, 7 Januari lalu, Anies  diketahui memberikan nilai 11 dari 100. Huntnews.id menyebut angka itu setelah dipancing Ganjar Pranowo yang lebih awal memberi angka 5.

“Jadi kemarin saya dapat penilaian dari seorang ya, kalian taulah siapa yang memberi penilaian ke saya, saya dikasih penilaian berapa tuh, 11 dari 100,” kata Prabowo saat berpidato dalam acara konsolidasi relawan se-Riau di Gelanggang Olahraga Remaja, Pekanbaru, Selasa (9/1/2024).

Prabowo yang awalnya menyampaikan bahwa dirinya lahir di Jakarta dan juga menyukai dialek bahasa Betawi menegaskan dirinya tak peduli dengan nilai yang diberikan Anies.

“Jawaban saya, jawaban seorang anak Betawi, kalau dari ente mah, emang gue pikirin!” kata Prabowo dikutip dari Republika.co.id.

Mantan prajurit Kopassus TNI AD itu merasa dirinya sudah melakukan banyak hal untuk membela Indonesia sejak muda.

“Saya dari muda, saya pertaruhkan nyawa saya, naik turun gunung membela Merah Putih, dikasih nilai sekian, emang gue pikirin!” lanjutnya.

Sebelumnya, Anies memberikan nilai jeblok atas kinerja Prabowo saat debat capres di Istora Senayan, Jakarta Pusat, atas permintaan Ganjar. Saat itu, Ganjar Pranowo lebih dulu memberikan penilaian rendah, yakni 5 dari 10 terhadap kinerja Prabowo sebagai Menhan.

Kemudian, Anies mengatakan bahwa penilaian dia di bawah 5. Ganjar kemudian memancing Anies dengan memintanya untuk tidak takut menyebut angka yang dimaksud.

“Menurut saya skornya justru di bawah 5, Mas Ganjar. Kalau 5 itu ketinggian Mas Ganjar. (Skornya) 11 Mas, dari 100,” kata Anies enteng.

Anies memberikan nilai jeblok karena menilai kinerja Prabowo sebagai Menhan diwarnai berbagai masalah. Mantan gubernur DKI Jakarta itu menyoroti persoalan separuh prajurit TNI belum mendapatkan rumah dinas, gaji prajurit TNI jarang naik, pembelian pesawat tempur bekas, dan gagalnya proyek food estate. (ilo)

Silahkan kirim ke email: [email protected].

Stay connect With Us :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *