[Update] Info Diserang Buzzer, Paslon Prabowo-Gibran Dituding Disusupi Parpol HTI Radikal Update 2023

Huntnews.id – Pasangan calon presiden RI, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka terus mendapat serangan buzzer di media sosial. Paslon nomer urut dua tersebut kali ini di bully oleh buzzer dengan memunculkan narasi bahwa Prabowo-Gibran disusupi parpol yang menjadi tempat eksodusnya Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), radikalisme dan Wahabi.

Koordinator Juru Bicara Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur Prabowo-Gibran, Rohani Siswanto mengatakan, saat ini yang menjadi lawan Prabowo-Gibran sebenarnya bukan Paslon nomer 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau pasangan calon nomer urut 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Namun musuh yang berat adalah melawan hoax dan fitnah yang tersebar di media sosial.

Rohani menyebut berita hoax dan fitnah yang tersebar tentunya bisa mempropaganda masyarakat, jika tidak ada filternya. Kepercayaan masyarakat bisa menurun terhadap Prabowo-Gibran.

“Hoax dan fitnah yang di kemudian dimunculkan dan tidak banyak masyarakat yang kemudian bisa memfilter berita-berita yang masuk,” ujarnya, Selasa 16 Januari 2024.

Politisi asal Partai Gerindra itu membeberkan, fitnah keji dalam Facebook adalah Partai Gelora dituding parpol eksodusnya HTI, radikalisme dan Wahabi. Sementara Partai Gelora merupakan parpol pendukung paslon Prabowo-Gibran. Dalam narasi tersebut, Partai Gelora terbentuk karena tidak puas dengan terpilihnya Ahmad Syaikhu menjadi presiden partai yang merupakan keluarga besar KH Sahal Mahfudz.

Untuk diketahui, Ahmad Syaikhu saat ini menjabat sebagai Presiden PKS. Sementara KH Mohammad Achmad Sahal Mahfudz merupakan mantan Ketua MUI periode 2000-2014. Beliau juga pernah menjadi Rais Aam Syuriah PBNU tahun 1999-2014.

“Eksodusnya kelompok HTI Radikal Wahhabi sampai membentuk partai GELORA, yang sekarang ada di ketiak 02. Gara2 ga puas atas terpilihnya Pak Syaihu menjadi Presiden Partai yang keluarga besar Kajen ponaanya KH. Sahal Mahfudz. Alhamdulillah Pak Syaihu di kelilingi oleh Dr.Habib Salim Aljufri, Habib Abu Bakar Alhabsyi, dan para Ulama Aswaja yang tiapJumat pagi rutinan baca Rotib istighotsah Maulid dan tahlil di lanjut dengan kajianASWAJA,” bunyi narasi yang tersebar di media sosial.

Rohani menambahkan narasi kedua yang berisi fitnah adalah menyudutkan Presiden Jokowi yang meminta tiga periode dengan membuat siasat licik. Jokowi dituding memperkuat parpol koalisinya untuk memuluskan rencananya tersebut.

“Jokowilah Yang meminta 3 periode dengan siasat licik bahkan meminjam koalisinya untuk memperkuat dan komentar di hadapan wartawan yang sudah dibayar dan disiapkan, juga diperkuat buzzer bayaran. Alhamdulillah Alloh mementahkan rencana itu,” kata narasi yang diluncurkan buzzer.

Melihat fitnah yang bertebaran di medsoa, Rohani mengumpulkan anak-anak muda untuk menangkal informasi hoaks tersebut. Huntnews.id mengajak anak muda untuk memanfaatkan dan mengoptimalkan teknologi demi menangkal berita hoaks dan fitnah

“Jadi perang kami hari ini adalah perang terhadap fitnah.Kami tetap mengumpulkan masa kami tetap kemudian apa itu berkomunikasi dengan menyapa langsung ke masyarakat tetapi yang,” tuturnya.

Dalam penyampaian ke masyarakat, baik secara tatap muka maupun lewat medsos, TKD Jatim Prabowo -Gibran menjelaskan bahwa tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden adalah putra terbaik bangsa. Capres Prabowo meminta TKD, relawan dan kader parpol pengusungnya untuk mengedepankan agar Pemilu 2024 bisa berlangsung dengan sejuk, dan nyaman.

“Kita mengumpulkan visi misi, seperti kata Buya Yahya yaitu unggulkan calonmu, jangan caci maki calon yang lain yang itulah yang kami lakukan,” katanya.

Pria yang juga duduk di kursi DPRD Jatim itu juga menjelaskan ke masyarakat, bahwa secara nalar saja HTI tidak percaya sistem demokrasi. Maka, tidaklah masuk akal kalau organisasi tersebut membuat partai. Tak hanya itu saja, sudah bukan rahasia bahwa yang membubarkan HTI adalah Presiden Jokowi.

“Jadi mana mungkin Pak Jokowi membiarkan HTI mendukung anaknya (Gibran), hal-hal itu saya ada buktinya ada dokumentasinya termasuk,” pungkasnya. (*)

Silahkan kirim ke email: [email protected].

Stay connect With Us :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *