[Update] Info Bilang tak Perlu Ada Oposisi di Indonesia, Waketum Gerindra: Keren Mas Bamsoet Update 2023

Huntnews.id, JAKARTA—Usulan Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) agar tak perlu ada oposisi dalam pemerintahan RI ditanggapi Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Habiburokhman.

Anggota DPR RI itu mengaku sangat setuju dengan pernyataan wakil ketua umum DPP Partai Golkar tersebut. Huntnews.id bahkan menyebut itu adalah usulan kerena.

“Wah bagus banget itu, keren itu, jadi namanya demokrasi pasti terus berproses mencari bentuknya, kita mencari format ideal untuk kita sendiri,” ujar Habiburokhman di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (4/4/2024) dikutip dari Republika.co.id.

“Nggak harus kayak di Amerika harus ada oposisi, bisa jadi di Indonesia nggak perlu oposisi, dan musyawarah mufakat, keren Mas Bamsoet,” lanjutnya.

Habiburokhman juga menjelaskan bahwa DPR mengedepankan musyawarah dalam pengambilan keputusan. Termasuk, ihwal revisi Undang-undang Nomor 13 Tahun 2019 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (UU MD3).

Dia menyampaikan, seluruh fraksi di DPR RI sepakat untuk mengikuti UU MD3 yang ada saat ini. Kendati demikian, Fraksi Gerindra DPR tidak dalam posisi setuju atau tidak setuju terkait wacana merevisi UU MD3.

“Belum (ada sikap terkait revisi UU MD3), belum, kita lihat nanti,” ujar Habiburokhman di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis.

Menurut wakil ketua Komisi III DPR tersebut, revisi UU MD3 tak hanya berkaitan dengan posisi ketua DPR. Adapula isu lain terkait masa sidang, pengaturan reses, pelantikan alat kelengkapan dewan (AKD), hingga tugas lembaga legislatif dalam mengawasi pemerintah.

“Itu bentuk kedewasaan, memang biasanya, biasanya ya, saling menghargai bahwa yang memperoleh suara terbanyak itu ketua. Biasanya seperti itu,” ujar Habiburokhman. (ilo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *