[Update] Info Bawaslu Hentikan Penyelidikan Kasus Bagi-bagi Uang oleh Gus Miftah Update 2023

Huntnews.id — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, menghentikan penyelidikan kasus dugaan bagi-bagi uang yang dilakukan oleh Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah pada 28 Desember 2023.

Keputusan ini diambil karena menurut Bawaslu, peristiwa tersebut tidak memenuhi unsur pidana sebagaimana yang diatur dalam Pasal 523 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Ketua Bawaslu Pamekasan, Sukma Umbara Tirta Firdaus, menjelaskan pasal tersebut menyatakan bahwa setiap pelaksana, peserta, dan/atau tim kampanye pemilu yang memberikan uang sebagai imbalan kampanye bisa dikenai hukuman penjara dan denda.

Menurut hasil penyelidikan, uang yang dibagikan oleh Gus Miftah merupakan uang pribadi pengusaha tembakau, Haji Her.

Sukma menambahkan bahwa Gus Miftah hanya membagikan uang atas permintaan Haji Her, dan tidak ada kaitannya dengan dukungan pada salah satu pasangan calon.

Oleh karena itu, Bawaslu Pamekasan memutuskan untuk menghentikan penyelidikan kasus tersebut.

Sebelumnya, video Gus Miftah yang membagi-bagikan uang viral di media sosial.

Penceramah tersebut dikenal sebagai pendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Meskipun video tersebut menimbulkan kontroversi, penjelasan dari Gus Miftah menyebutkan bahwa kunjungannya ke Pamekasan bukan dalam rangka kampanye, melainkan karena undangan dari Khairul Umam, seorang pengusaha tembakau dan Ketua Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau Se-Madura (P4TM).

Keterangan Gus Miftah berbeda dengan pernyataan ‘Haji Her’ saat diperiksa Bawaslu Pamekasan, yang menyebutkan bahwa kedatangan penceramah kondang itu hanya sekadar ngopi dan silaturahmi tanpa ada kegiatan pengajian. (*)

Silahkan kirim ke email: [email protected].

Stay connect With Us :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *