[Update] Info Anggota Komite HAM PBB Soroti Lolosnya Gibran Jadi Cawapres, Begini Tanggapan Kemlu RI Update 2023

Huntnews.id, JAKARTA — Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menanggapi sorotan Anggota Komite HAM PBB Bacre Waly Ndiaye mengenai pemilihan umum di Indonesia dalam Sidang Komite HAM PBB mengenai Kovenan Hak-hak Sipil dan  Politik (ICCPR).

Dalam rekaman sidang dari UN WEB itu tersebar di media sosial, Ndiaye menyoroti putusan Mahkamah Konstitusi yang diambil di menit-menit terakhir yang memperbolehkan Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo, menjadi calon wakil presiden berpasangan dengan Prabowo Subianto.

Melalui pernyataan yang disampaikan juru bicaranya, Lalu Muhamad Iqbal, Kementerian Luar Negeri RI mengatakan, ICCPR merupakan pertemuan rutin yang bersifat dialog interaktif antara Komite HAM dengan negara-negara pihak.

“Antara lain guna mengidentifikasi kebutuhan peningkatan kapasitas, bukan untuk mengadili pelaksanaan HAM di antara negara-negara pihak,” kata Kementerian Luar Negeri, Senin, (18/3/2024) dikutip dari Republika.co.id.

Dijelaskan Kementerian Luar Negeri, Komite HAM beranggotakan 18 ahli independen yang dipilih melalui pemungutan suara di PBB dan tidak mewakili Pemerintah maupun badan PBB tertentu.

“Kehadiran Negara Pihak dalam pertemuan tersebut bersifat sukarela. Kehadiran Indonesia  merupakan  bentuk komitmen pelaksanaan Kovenan Hak Sipil dan Politik,” kata Iqbal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *